Suara Detik
BERITA DUMAI HEADLINE NASIONAL

WARGA TOLAK KEBERADAAN GOLDEN GAME ZONE”DINAS PERIZINAN BESERTA SATPOL PP KOTA DUMAI TUTU MATA

WARGA TOLAK KEBERADAAN GOLDEN GAME ZONE”DINAS PERIZINAN BESERTA SATPOL PP KOTA DUMAI TUTUP MATA”

Pada hari minggu Tgl/06/10/2019.jm.15,00.wib

Suaradetik.Com-Dumai “sudah sering di expos oleh pihak media tentang kehadiran arena gelangang permainan golden zone di jalan sultan hasanuddin .yang tidak sesuai izin namun tetap membangkang buka.sampai saat ini pihak intansi terkait kadis bpmptsp Hendri Sandra serta Kepala Satuan Pamong Praja Kota Dumai Bambang Wardoyo.” Terkesan lambat dan tutup mata.. Seakan Bos pemilik Gorlden zone “tak tersentuh oleh aparat pemerintah Setempat. atau ada kong kalikong.para cukong.sampai saat ini belum ditindak lajuti Sesuai Aturan pemerintah  Kota Dumai “.

menurut informasi dari salah satu warga Rt 17.kel rimba sekampung .mengatakan dengan adanya golden zone yang baru buka ini”

membuat warga kami resah karna terlalu banyak di daerah tempat tinggal kami yang merusak warga, kalau pun yang sudah ada berdiri sudahla. Jangan di tambah lagi.dan kami menolak keras keberadaan golden zone ini jika dalam waktu dekat ini pemerintah Setempat .baik lurah dan camat tidak bertindak menutup usaha GOLDEN GAME ZONE. kami dari warga akan turun langsung. Atau pemerintah takut dengan Bos Golden Zone atau sengaja di lindungi oknum instansi kota dumai ujara warga Terhadap media ini.

terkait mengenai permaianan  GAME GOLDEN ZONE. Mendapat Respon Tanggapan dari beberapa Lembaga yang ada di kota dumai salasatu nya “LEMBAGA CEGAH KEJAHATAN INDONESIA yang di singkat (LCKI) mengatakan terhadap media  ini “terkait mengenai pengusaha  GAME. GOLDEN ZONE  yang baru buka beberapa hari ini itu hal yang biayasa bagi pemilik uasaha game.namun yang jadi permasalahannya terkait mengenai izin nya yang berbeda dengaan PAMPELT nya”. sesuwai dengan pemberitaan yang suda beredar di berbagai media yang ada di kota dumai.”sejau mana penegak hukum beserta pemerintah menanggapinya “ini yang harus kita pertanyakan apa memang betul ada indikasih kerja sama dengaan pengusaha.”seperti misalnya ada beredar pemberitan yang di duga oknum TNI  bermain di belakang layar sesuai pemberitaan yang ada di media kabar daera.nah terkait mengenai hal ini mari kita sama.sama kejar dan pertanyakan ke intansi pemerintah setempat  ungkap (LCKI) “SIBARANI “

Related posts

Tak Hanya Makanan, Tidur dengan Lampu Menyala Juga Bikin Gemuk

Rafki

Atian, Bos Arang Terbesar di Rupat, Aparat Hukum Terkesan Pembiaran.

Rafki

Langgar Disiplin, Diduga Tiga Oknum Pegawai UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Rugikan Negara

redaksi