Suara Detik
HEADLINE HUKRIM PEKANBARU

Oknum Kabid DLHK Riau Diduga Mafia Proyek Tersistematik, Berikut Kronologisnya

PEKANBARU. ( Suara Detik.com ) – Salah satu oknum kepala Bidang di dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi, berinisial BK (Baikal) diduga mafia proyek untuk meraup keuntungan pribadi dan kelompoknya (Korporasi).

Terungkap perbuatan BK ini setelah oknum kontraktor berinisial (M) yang menjadi korban penipuan BK mengadu ke pihak lsm dan tim media ini.

Dalam keterangan M kepada awak media mengatakan, persoalan dugaan penipuan itu terjadi ketika dirinya bertemu dengan orang suruhan BK berinisial MR alis Amma, dan mengajak korban (M, red) kerumah pelaku (BK, red). Setibanya di rumah pelaku, disitulah M dijanjikan proyek senilai Rp. 1 miliar lebih dengan persyaratan korban harus menyerahkan uang senilai Rp. 50 Juta terlebih dahulu sebagai tanda jadi dan uang itu di pergunaka untuk biaya pencalengan istri pelaku. Karena tergiur dengan tawaran pelaku (BK, red) tanpa menaruh curiga, akhirnya korban (M, red) menyerahkan uang Rp. 40 Juta.

Setelah usai pencalengan, korbanpun menagih janji pelaku, namun pelaku hanya menyodorkan berkas proyek senilai Rp 100 juta dan pelaku meminta uang Rp. 10 juta untuk biaya tandatangan atasan pelaku (BK, red). Selanjutnya, korban lagi ditagih uang oleh pelaku sebesar Rp8 juta untuk biaya berkas proyek tersebut. Akan tetapi belakangan pelaku membatalkan proyek tersebut. Sehingga korban merasa tertipu oleh BK, cs. Akibatnya, korban mengalami kerugian sebesar Rp. 58 juta.

BK (Baikal, red) saat dikonfirmasi awak media di Cafe Viz jalan Arifin Ahmad Pekanbaru, Rabu (10/07/2019), membenarkan adanya perjanjian antara M dengan dirinya (BK, red). BK menjelaskan, kasus itu sudah di ketahui oleh kepala dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, Evin Rizaldi.

“Kasus itu memang benar adanya dan Pak Kadis, Evin Rizaldi, juga sudah tahu kok, Pak Kadis mengatakan kepada saya “tenang saja” hadapi saja dengan kepala dingin, nanti saya bantu” Kata BK meniru kata-kata Kadis DLHK Riau.

Terkait dugaan mafia proyek tersebut Emos, ketua lsm Gerak Indonesia akat bicara kepada awak media, Selasa (06/08/2019).

Ditegaskan Emos, pihaknya akan menyurati semua pihak agar kasus serupa tidak akan terjadi dikemudian hari.

Memang menurut keterangan BK kepada kita, uang penipuannya itu akan mengembalikannya kepada korban. Namun bukan hanya itu yang kita persoalkan, karena pengembalian tidak menghapus perbuatan pidananya. Tegas Emos.

Hingga, berita ini diturunkan, Kadis DLHK Riau belum berhasil dikonfirmasi, karena nomor handphone yang biasa digunakan tidak aktif. (Tim)

Related posts

Bos GOLDEN GAME ZONE TETAP BANDEL AKAN BUKA” BEROPERASI

Iskandar

Prihatin Kabut Asap Selimuti Rupat , Kepala UPT Damkar Rupat Bagikan Ratusan Masker Ke Masyarakat

redaksi

Ir. Toga Tampubolon Berharap, KPK Segera Mempercapat Proses Zulkifli AS dan Ungkap Oknum Pemberi Gratifikasi

redaksi