Suara Detik
DUMAI HEADLINE NASIONAL

Komite CSR Dipertanyakan, Ada 14 Perusahaan Besar CPO Yang Bergabung

DUMAI – ( SuaraDetik.com ) – Belum semua perusahaan di Indonesia menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (coporate social responsibility) dengan baik, padahal mereka memiliki kemampuan menjalankannya.

“Hal ini dapat dilihat dari anggota yang bergabung di dalam Komite CSR khususunya yang berada di areal Pelabuhan PT. Pelindo Dumai. Ada sebanyak 14 ( empat belas) perusahaan besar dalam pengelolahan CPO, padahal kalau di lihat dari segi regulasinya semua perusahaan yang beroperasi di Dumai berkewajiban untuk melaksanakan program CSR dengan benar dan trasfaran,” ujar M Lutfi.

M Lutfi adalah sekretaris dari Forum Informasi Pemantau Pembangunan Riau (FIPPR) Dumai, Iya menilai bahwa ini merupakan hal yang tidak boleh terjadi, lantaran berdirinya sebuah Corporate (Perusahaan) berarti akan mengangkat kesejahteraan daerah tersebut,”imbuhnya.

M lutfi mengatakan, masih banyak perusahaan yang belum menyadari peranan penting untuk menjalankan program CSR/TJSP namun, ketika bisnis mereka menghadapi masalah dengan masyarakat setempat barulah mereka menyadari pentingnya program tersebut. Padahal program CSR/TJSP itu harus dirancang sedemikian rupa dengan strategi yang matang dan berkelanjutan untuk warga khususnya Ring I di kelurahan buluh kasab.

Sedangkan, Program CSR diatur melalui UU No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Pemerintah No. 47 tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas seharusnya perusahaan mematuhi peraturan tersebut, apalagi persyaratannya mudah dan tidak sulit,” kata M Lutfi.

Sekretaris FIPPR mengatakan,” untuk menjalankan program CSR sebenarnya tidak sulit hanya membutuhkan 2 persen dari net lprofit, tetapi yang paling penting strategi yang akan dijalankan.” imbuhnya.

“Biasanya program CSR itu tercermin dari visi dan misi perusahaan. Program CSR tersebut juga tercermin dari peringkat lingkungan yang didapat perusahaan tersebut biasanya erat kaitannya dengan perusahaan tersebut.

Dia mengatakan, terdapat beberapa aspek yang dapat dilihat suatu perusahaan sudah menjalankan program community development atau CSR dengan baik.

Menurut dia, M Lutfi pelaksanaan program CSR itu bukan semata-mata menghapus kesalahan apa yang dilakukan perusahaan dengan memberikan program hadiah kepada masyarakat sekitar, program CSR yang dinilai berhasil apabila mampu memberdayakan warga atau masyarakat yang ada di Ring 1.

“Dalam menjalankan program CSR harus dipahami apakah pelaksanaannya sudah berada dalam jalur yang benar, kemudian juga apakah investasi yang dijalankan sudah berjalan baik,” tutup Lutfi.

Sumber : MediaPesisir.com

Related posts

Ribuan Paket Iftar Gratis Warnai Ramadhan Keluarga Pemulung

redaksi

Kunjungan Gubernur Riau ke Vila Istimewa Yang Ada di Pulau Rupat

Iskandar

Indah Berbagi, Dandim Dan Kapolres Berbagi Takjil ke Masyarakat

Rafki